ARTICLE AD BOX
KHUMAIRA, NANDA LATIFA (2024) REPRESENTASI MIDDLE CHILD SYNDROME TOKOH AURORA DALAM FILM “JALAN YANG JAUH, JANGAN LUPA PULANG” = THE REPRESENTATION OF MIDDLE CHILD SYNDROME THROUGH THE CHARACTER OF AURORA IN THE FILM "A LONG WAY TO COME HOME". Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
Preview![]()
![]()
E021201087_skripsi_23-07-2024 cover1.png
Download (165kB)
| Preview
Text (Bab 1-2)
E021201087_skripsi_23-07-2024 1-2(FILEminimizer).pdf
Download (851kB)
Text (Dapus)
E021201087_skripsi_23-07-2024 dp(FILEminimizer).pdf
Download (350kB)
Text (Full Text)
E021201087_skripsi_23-07-2024(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 March 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
NANDA LATIFA KHUMAIRA. Representasi Middle Child Syndrome Tokoh Aurora Dalam Film “Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang”. (Dibimbing oleh Nurul Ichsani dan Sartika Sari Wardanhi DHP) Penelitian ini dilatarbelakangi peran yang signifikan film dalam membentuk opini dan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, termasuk fenomena middle child syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda (sign) dan petanda (signified) dari karakter tokoh Aurora dalam merepresentasikan middle child syndrome pada film “Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang“. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif deskriptif secara langsung dengan menggunakan data-data yang didapatkan dari objek penelitian yang telah ditentukan. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder lalu diolah menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand De Saussure. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter Aurora pada film “Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang“ tidak sepenuhnya merepresentasikan karakteristik middle child syndrome yang mendukung yang memengaruhi identitas seorang anak tengah seperti : kematangan, tanggung jawab, dan afinitas. Identifikasi hal tersebut dapat dilihat dari 26 adegan pada setiap pembabakan film pada film ”Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang”.
Kata kunci: Film, Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang, Sindrom Anak Tengah, Semiotika, Representasi.
Actions (login required)
View Item
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·