Pengaruh Beberapa Dosis Bokashi Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Klon Bl-50 Pada Inceptisol

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Ayu, Oktaviana (2025) Pengaruh Beberapa Dosis Bokashi Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Klon Bl-50 Pada Inceptisol. S1 thesis, Universitas Andalas.

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) adalah tanaman perkebunan yang sangat menunjang perekonomian Indonesia, sehingga pengembangannya hampir dilakukan diseluruh wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat. Salah satu klon unggulan asal Sumatera Barat adalah klon BL 50. Pembibitan merupakan tahap awal dari proses budidaya. Media tanam menjadi faktor utama penentu keberhasilan pembibitan. Inceptisol adalah salah satu jenis tanah yang banyak ditemukan di Indonesia sehingga dapat dijadikan media tanam pada pembibitan. Tanah jenis ini kurang subur sehingga diperlukan pembenahan dengan penambahan bahan organik, salah satunya dengan penambahan bokashi kotoran ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi kotoran ayam terbaik terhadap pertumbuhan bibit kakao pada media tanam Inceptisol. Percobaan ini telah dilaksanakan di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Percobaan ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu dosis bokashi 75, 150, 225, 300, dan 375 g/bibit. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian beberapa dosis bokashi kotoran ayam memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan bibit kakao klon BL 50 pada semua variabel pengamatan, yaitu tinggi bibit, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang, bobot segar akar dan tajuk, bobot kering akar dan tajuk, rasio tajuk akar, dan persentase bibit siap salur.

Actions (login required)

View Item View Item

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]

Selengkapnya
Sumber Eprints UNAND
Eprints UNAND