Optimasi Penjadwalan Produksi Simplisia Rimpang dengan Metode Branch and Bound di PT Sari Bumi Niaga

Sedang Trending 8 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Pratama, Adidtya and Aunur Rofiq Mulyarto, STP, M.Sc. (2025) Optimasi Penjadwalan Produksi Simplisia Rimpang dengan Metode Branch and Bound di PT Sari Bumi Niaga. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

PT Sari Bumi Niaga merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan tanaman biofarmaka berupa rimpang menjadi simplisia. Simplisia merupakan bahan alam mentah yang belum melewati proses pengolahan apapun kecuali pengeringan. Perusahaan tersebut menghasilkan simplisia rimpang dari tanaman jahe, kunyit, dan temulawak. PT Sari Bumi Niaga menerapkan tipe produksi flow shop dalam memproduksi simplisia rimpang dimana ketiga jenis simplisia di perusahaan ini diolah dengan urutan proses produksi dan urutan mesin yang sama. Flow shop merupakan salah satu tipe penjadwalan produksi dimana jumlah job (n) akan melewati jumlah mesin (m) dengan urutan yang sama. Penjadwalan produksi di PT Sari Bumi Niaga menghadapi permasalahan karena masih mengalami penumpukan atau kekurangan produk. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan kesulitan untuk memenuhi permintaan konsumen yang disebabkan oleh penjadwalan produksi yang didasarkan pada pengalaman masa lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penjadwalan produksi di PT Sari Bumi Niaga saat ini, menerapakan metode Branch and Bound untuk merancang penjadwalan produksi sehingga diperoleh makespan yang optimal, dan membandingkan hasil penjadwalan produksi perusahaan saat ini dengan hasil yang diperoleh menggunakan Branch and Bound. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Branch and Bound untuk permasalahan dalam menentukan penjadwalan produksi yang optimal. Metode tersebut bekerja dengan memecah masalah menjadi submasalah yang lebih kecil (branching) dengan membuat pohon pencarian dan mengerjakan batasan (bounding) untuk memperoleh solusi. Keunggulan metode ini adalah efektivitasnya dalam menyelesaikan masalah menggunakan sejumlah solusi dengan hasil atau solusi yang akurat dan optimal. Penelitian ini dilakukan di PT Sari Bumi Niaga, Kabupaten Trenggalek. Pengambilan data waktu pada penelitian ini menggunakan metode Stopwatch Time Study. Data diambil sebanyak 25 sampel. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, keseragaman, dan kecukupan data. Pengujian pada data waktu menghasilkan data yang bersifat normal, cukup, dan seragam sehingga tidak diperlukan pengambilan sampel tambahan. Penjadwalan produksi menggunakan metode Branch and Bound secara teoritis terbukti dapat mengoptimalkan waktu tota proses (makespan) pada produksi simplisia di PT Sari Bumi Niaga. Penjadwalan produksi saat ini di PT Sari Bumi Niaga menghasilkan makespan sebesar 47.457,02 menit. Adapun penjadwalan produksi yang dilakukan dengan menggunakan metode Branch and Bound menghasilkan makespan sebesar 21.575,3 menit atau 25.881,72 menit lebih sedikit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penjadwalan produksi menggunakan metode Branch and Bound lebih optimal daripada penjadwalan produksi saat ini pada PT Sari Bumi Niaga.

English Abstract

PT Sari Bumi Niaga is a company that focuses on developing biopharmaceutical plants in the form of rhizomes into simplicia. Simplicia is a natural raw material that has not gone through any processing except drying. The company produces rhizome simplicia from ginger, turmeric, and ginger plants. PT Sari Bumi Niaga applies the flow shop production type in producing rhizome simplicia where the three types of simplicia in this company are processed using the same production process sequence and machine sequence. Flow shop is a type of production scheduling where the number of jobs (n) will pass through the number of machines (m) in the same order. Production scheduling at PT Sari Bumi Niaga is facing problems because it is still experiencing product backlogs or shortages. This results in companies having difficulty meeting consumer demand due to production scheduling which is based on experience. This research aims to determine the current production scheduling at PT Sari Bumi Niaga, apply the Branch and Bound method to design production scheduling so that optimal Makespan is obtained, and compare the results of the company's current production scheduling with the results obtained using Branch and Bound. This research was carried out using the Branch and Bound method for the problem of determining optimal production scheduling. This method works by breaking down the problem into smaller subproblems (branching) by creating a search tree and working on its boundaries (bounding) to obtain a solution. The advantage of this method is its effectiveness in solving problems using several solutions with accurate and optimal results or solutions. This research was conducted at PT Sari Bumi Niaga, Trenggalek Regency. Time data collection in this study used the Stopwatch Time Study method. Data were taken as many as 25 samples. Furthermore, normality, uniformity, and data sufficiency tests were carried out. Testing of time data produced normal, sufficient, and uniform data so that no additional sampling was needed. Production scheduling using the Branch and Bound method has theoretically been proven to be able to optimize the total process time (makespan) in the production of simplicia at PT Sari Bumi Niaga. The current production scheduling at PT Sari Bumi Niaga produces a makespan of 47457,02 minutes. Meanwhile, production scheduling carried out using the Branch and Bound method produces a makespan of 21575,3 minutes or a reduction of 25881,72 minutes. These results indicate that production scheduling using the Branch and Bound method is more optimal by compared to the current production scheduling at PT Sari Bumi Niaga.

[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
adidtya pratama.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item
Selengkapnya
Sumber Repository UB
Repository UB